Beranda BANYUASIN Bupati Buka PK Online : Program Pengembangan Keprofesian Guru PAI Di Banyuasin

Bupati Buka PK Online : Program Pengembangan Keprofesian Guru PAI Di Banyuasin

73
0

BANYUASIN, maylanews.co.id – Bupati Banyuasin, Askolani, secara resmi membuka PK Online Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Guru PAI di Kabupaten Banyuasin Tahun 2023 yang secara nasional dilangsungkan hari ini diberbagai kota/ kabupaten dan provinsi sesuai dengan jadwal zona yang ditetapkan oleh Kemendikbud salah satunya bertempat di MAN 1 Kelurahan Kedondong Raya Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Rabu (3/5/2023).

Dalam pembukaan tersebut, Bupati Banyuasin H Askolani Didampingi Sekretaris Daerah, Kadis Diskominfo, Kadis BPBD, Kadis Disdikbud, Kemenag, Pimpinan Baznas, Camat Banyuasin lll, dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel yang bertindak selaku pemantau kegiatan.

” Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyuasin selaku penyelenggara kegiatan, Kepala Bidang, Kepala Bagian, Kasubag Tata Usaha dan Para Kasi, Serta Kepala Madrasah Aliyah Negeri sebagai tuan rumah diselenggarakan kegiatan PK Online, seluruh Guru PAI mulai dari tingkat TK sampai SMA/SMK se-Kabupaten Banyuasin,”ungkap Bupati saat di wawancarai wartawan usai acara .

Masih kata Bupati, PK online merupakan survey kompetensi guru PAI yang dilaksanakan secara online dalam rangka pemetaan kompetensi pedagogik dan profesional guru PAI untuk pengembangan berkelanjutan pada tahun berjalan. Selain itu juga PAI ini selaras dengan program Banyuasin religius kita, otomatis sangat kita support.

” PK online ini dilaksanakan secara nasional dengan didasari KMA Nomor 211 tentang standar penyelenggaraan pendidikan agama islam. Dimana bertujuan untuk mengukur kompetensi pedagogik PAI, perencanaan pembelajaran, mengukur kompetensi profesional guru PAI,”imbuhnya.

Lanjut Bupati, kita baru saja Memperingati hari pendidikan Nasional, dengan moto kemerdekaan bebas belajar, muda-mudahan dapat memicu kecerdasan trutama akhlak dan Budi pekerti para siswa dengan adanya PAI tersebut.

“Kita tidak ingin sekedar moto saja, kita ingin Religius ini memang masuk di semua sekolah dari TK sampai perguruan tinggi, kita ingin akhlak mulia, Budi pekerti yang luhur itu menjadi pondasi generasi penerus kita yang akan datang ” tegas Bupati.(Editor Wahyu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here